Sedekah di bulan suci ramadhan

Pentingnya Menjaga Lisan di Bulan Ramadan

banner 120x600
Sedekah di bulan suci ramadhan

Oleh: Dewi Silva Safira (SMP Muhammadiyah 1 Pemekasan Kelas IX)

Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan rahmat. Keberkahan tersebut bisa jadi karena di dalamnya ada ibadah puasa yang diwajibkan kepada umat Islam.

Untuk mendapatkan rahmat dan keberkahan tersebut, tentu harus melaksanakan ibadah puasa sekaligus memperhatikan adab-adabnya. Salah satu adab berpuasa yaitu “menjaga lisan ataupun lidah”.

Bagi orang yang berpuasa penting sekali kita menjaga lisan kita, untuk menciptakan kedamaian di bulan suci ramadan. Maksud dan tujuan utama berpuasa bukan hanya menahan lapar dan haus namun juga kita dituntut untuk menjaga lisan, tidak berkata kotor atau bahkan ghibah.

Oleh karena itu, jika seseorang yang berpuasa namun dia tidak dapat
menjaga lisannya, maka pahala puasanya menjadi kurang sempurna.

Menjaga lisan dari perbuatan yang tercela seperti ghibah, namimah dan bohong adalah sebuah pekerjaan yang harus di lakukan umat islam agar menjadikan pahala puasanya menjadi sempurna.

Bahkan Rasulullah Saw sangat mewanti wanti bahwa ghibah, namimah, dan berbohong bisa menggugurkan pahala puasa.
وَالْكَذِبُ,وَالنَّظَرُبِالشَّهْوَةِ، وَالْيَمِيْنُالْكَاذِبَةُ،خَمْسٌيُفْطِرْنَالصَّاِئمَ: الْغِيْبَةُ، وَالنَّمِيْمَةُ”

Artinya: “Lima hal yang bisa menggugurkan pahala orang berpuasa; membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu.” (HR Ad-Dailami)

Maksud dari hadis di atas adalah bahwasanya tanpa kita sadari kita seringkali melakukan hal-hal yang bisa membuat puasa kita batal seperti pada umumnya yang sering di lakukan oleh kebanyakan orang yaitu membicarakan orang lain atau ghibah.

Padahal ghibah sendiri merupakan perbuatan tercela yang dalam Al-Qur’an disebut bahwa pelaku gibah diumpamakan seperti orang yang memakan daging orang yang digibahinya.

Allah SWT berfirman;

وَاَليَغْتَبْبَّعْضُكُمْبَعْضًاۗاَيُحِبُّاَحَدُكُمْاَنْيَّْأكُلَلَحْمَاَخِيْهِمَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗوَاتَّقُواهّٰللاَاِنَّۗهّٰللاَتَوَّابٌرَّحِيْمٌ

Artinya: “Janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha penerima tobat, Allah Maha Penyayang.” (QS Al-Hujurat: 12).

Perlu diketahui ghibah juga memiliki artian yaitu menyebut-nyebut setiap sesuatu yang dibenci seseorang, baik dalam hal yang masih ada kaitannya dengan agama, dunia, pribadi, akhlak, harta, anak, istri, pelayan, pakaian, dan sebagainya.”

Mengingat penting nya menjaga lisan terlebih pada bulan suci ramadan ini mari kita jadikan momen bulan ramadhan yang penuh rahmat ini dengan menebarkan kedamaian.

Semoga kita termasuk orang orang yang takut akan bicara nya menyakiti hati orang lain dan termasuk juga orang orang yang selalu ingin menebarkan kedamaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *